Syukur kepada Sang Maha Berkehendak. Sabtu, 23 Januari 2010 diri dipertemukan dengan orang yang istimewa (setidak-tidaknya menurut diri dan beberapa pengunjung toko buku). Diri bertemu dengan Pak Il yang berusia sekitar 80-an lebih di Gramedia. Beliau tidak melakukakan sedikit pun atau apa-apa terhadap kami. Namun beliau sanggup mempermalukan kami yang muda-muda.
Kami;pengunjung keheranan, juga dengan gampang memberikan kedua jempol tangan pada beliau yang berjalan dengan postur kurus lagi bungkuk. Saat itu beliau mengenakan kemeja panjang kotak-kotak kecil dengan bahan tak sedingin katun, juga tak sehalus sutra. Warna kemejanya senada dengan celana panjang biru ke abu-abu. Bersandal jepit Sun Swalow kombinasi merah putih.
Seberapa istimewanya beliau?. Ada di paragraf berikut-berikutnya.
Sabtu itu, diri memiliki semangat dan waktu yang pas untuk mengunjungi Gramedia Jl.Jend Soedirman, Yogyakarta. Dikata pas karena, sudah sekitar 1 minggu niat untuk pergi ke toko buku selalu saja terhalangi oleh ke-tak luangan waktu juga cuaca/iklim. Keduannya selalu saja tidak mendukung.
Syukur kepada Pemilik Waktu sekaligus Sang Pengatur Alam. Pada hari itu semuanya seperti melancarkan keinginan, tiada aral melintang. Segala Sudah diatur-Nya, dihadiahkan untuk diri sebagai penawar lelah pada hiruk pikuk pikiran dan rasa. Oh ya, diri bukan kutu buku atau maniak buku. Hanya saja senang juga ketika memiliki buku, baca dan pergi ke toko buku. Walaupun masih berada di titik biasa saja, ketiganya sering menggoda Lanjutkan membaca ‘Gramedia dan Teman Baruku; Veteran Kutu Buku yang Membuat Kami Malu’
Komentar Terakhir