Judul postingan ini saya ambil dari novel berpenerbit Jendela. Tidak Bermanfaat adalah pendapat peminjam novel milik saya selama April hingga akhir Mei 2008. Sebelum mengembalikan, ia menyatakan bahwa novel tersebut tidaklah bermanfaat. Ataukah subyek yang tidak bisa mengambil manfaat? Atau hanya dibaca beberapa halaman, pas yang memang agak kurang berfaedah dan peminjam justru hanya terfokus pada hal tersebut tanpa memperhatikan hal-hal yang memang lebih bernilai?.
Hmm…tulisan ini muncul karena kekesalan saya, novel yang disebutkan tidak bermanfaat tersebut dikembalikan dalam kondisi lusuh, luaran tampak kotor, bersepidol dan bersetabilo, ditulis2 (dicoret-coret, bertuliskan makian terhadap teks di beberapa halaman). Lengkapnya, kondisi novel yang memiliki cerita dalam mendapatkannya di Shoping centre (sekarang Taman Pintar) tidak lagi seperti semula.
* * * * *
Menurut saya, ada atau tidaknya kebermanfaatan sesuatu itu bersifat sangat personal atau subyektif. Sangat tergantung pada siapa (subyek) dan apa (obyek) yang dinilainya. Subyak akan berpendapat bahwa obyek yang bermanfaat adalah Lanjutkan membaca ‘Aku, Buku dan Sepotong Sajak Cintanya Muhidin M.Dahlan Tidak Bermanfaat?’

Komentar Terakhir