Aku tak percaya
Entah, mengapa aku tak percaya?
Seandainya saja jujur
Pabila berkata apa adanya
Aku mau percaya
Yakin, sudah berkata apa yang ada? yang sebenarnya?
Felling-ku berkata itu hanya karangan
Itu hanya hasil imajinasi.
Kala Memaknai, Mengkhidmati dan Menulis
Aku tak percaya
Entah, mengapa aku tak percaya?
Seandainya saja jujur
Pabila berkata apa adanya
Aku mau percaya
Yakin, sudah berkata apa yang ada? yang sebenarnya?
Felling-ku berkata itu hanya karangan
Itu hanya hasil imajinasi.

Senyum-cinta-dan-kedamaian
Muda, Tua, Jodoh dan Menikah
Hmm….Tua adalah sebagai tanda bahwa yang disebut muda itu terbatas oleh waktu. Segala hal itu sangat dipengaruhi oleh massa, masing-masing memiliki dan ada masanya. Tua ya karena memang waktunya tua, muda ya ketika muda. Tua atau muda itu bias terlihat dari out side or in side. Out side; tua karena fisiknya seperti yang telah disebut atau dicitrakan atau dinamai tua oleh manusia. Barang kali kulitnya tak se-segar waktu umur belasan tahun, geraknya tak selincah waktu remaja dan se-energig waktu mahasiswa, baik aktifitas;tampakan luar yang terlihat dari hasil berfikir;dari dalam. Tua itu sering diidentikan dengan penurunan produkfitas baik fisik dan fikir;karya.
Sedangkan tua atau pada in side itu lebih kepada spirit;kesemangatan. Umumnya ( berarti ada yang tidak) pencitraan jiwa muda itu meluap-luap, pantang menyerah, berkobar-kobar (darah muda menyebutnya). Ada sisi negatifnya dari hal tersebut emosi;amarah yang juga tinggi. Sedangkan jiwa tua lebih dekat atau cenderung berkeinginan pada perwujudan ketenangan hati, kebijakan, fikirannya ramai dengan “tempat kembali”. Tampak ada proses berubah ya??. Kalo difikir-fikir, tua juga sebuah anugrah.
Tua atau muda juga bisa ditandai lewat angka. Lalu, angka berapa Lanjutkan membaca ‘Muda, Tua, Jodoh en Menikah’
Langsung saja, hipotesa dari judul yang tanda tanya. “Yang rasional belum tentu benar, yang benar belum tentu (tidak selalu) bisa dirasionalkan“.
Haruskah kita memaksakan sesuatu yang sulit atau barangkali tidak dianggap rasional untuk terus dirasionalkan untuk bias dipercayai?. Atau pernakah ketika suatu hal sulit dirasionalkan atau dianggap hanya sebuah imaji-imaji tanpa makna dan bentuk, lalu serta merta kita mangatakan itu adalah hal yang bohong belaka! absurb! Konyol! Bodoh! Gila!. Ada baiknya tidak terburu mencaci hal-hal yang memang sulit dirasionalkan, atau memakai paham pokoknya begini (padahal itu menurut diri sendiri, tepatnya mengikuti-menurut pemikiran pemikir yang diidolakan yang juga pernah mengatakan hal yang dikatakan itu sebagai sesuatu yang bohong belaka! absurb! Konyol! Bodoh! Gila!, heee jika ini ada, berarti hanya mengulang dan mengamini yang telah orang lain;idolanya katakan).
Jika ini terjadi tawaran dari saya (jika mau) adalah sekali-kali menanyakan kepada diri jangan-jangan rasio diri yang memang terbatas untuk merasionalkan hal-hal itu (yang tak tergapai oleh rasio)?.
Hmm…bukankah manusia memang terbatas? Usia terbatas, jabatan memiliki waktu, kekayaan dan kejayaan pun akan berganti. Bumi terbatas; pada waktunya pun akan musnah, air terbatas, oxygen terbatas, cahaya terbatas, daya terbatas, kehidupan terbatas. Tak mustahil bukan yang menempati keterbatasan;kita juga terbatas?
Pernahkah kau melihat Allah Tuhanmu? Lanjutkan membaca ‘Rasional;benar?- Irrasional;tidak benar?’
Risau
Berusaha kuatur agar sesuatu itu ada pada waktunya
Namun tengah malam ini ada yang hadir bukan pada masanya
Aghhh aku tak mengerti!
Baiknya detik ini bukan saat yang tepat untuk merasanya
Ya karena sabtu aku bersama lainnya memperjuangkan diri
Mungkinkah? Apa aku bisa?
Semoga, semuanya bersih dan tak ada konspirasi atau manipulasi
Seharusnya detik ini otakku yang bekerja untuk mengingat dan memahami, bukan rasaku!
Rasa, biarkan otak bekerja sendiri detik ini. Kupersilahkan kau (rasa) untuk berdiam sejenak.
Hei rasa, mengapa masih juga terjaga? Tidurlah….
Apakah ini hanyalah dramatisasi mu (rasa)?
Katamu (rasa) ini bukan dramatisasi, tapi manusiawi!
Hmmm…Bisa saja kau mencari alasan.
Aku cuma khawatir ini ke-setanan- Lanjutkan membaca ‘Suasana Hati’
Flash disku hilang. Banyak foto-foto dan segala macem di flash dish itu. Semoga saja tidak disalahgunakan atau bila mungkin bermanfaat bagi yang menemukan. Yah sudah ini saja
Komentar Terakhir