Dia adalah cahaya, tapi angin biasa ku menyebutnya
Datang, ya seringkali begini
Entah mengapa, masih tak kupahami
Sudah ku usir dan kumaki diriku atasnya
Tapi justru semakin menghantui
Aku tak meminta
tempat di hatinya
Juga sudah ku kabarkan padanya bagaimana adanya aku
Dia diam tak bersuara
Identitasnya adalah cahaya
Dia juga angin
B U.Adi Sudjipto 05.55 pm
Sabtu, 01082009
0 Tanggapan ke “Tak Ber-Batas”