Oleh: Ningrum | 6 September 2007

Cemburu

22:30 wibb, 31 Agustus 2007
Jalan Biasa

Kakiku terus menapak, mengabaikan tatapan kedepan
Kurasa lebih indah menatap langit yang selalu mensyahdu pada malam-malamku
Sendiri, malam ini sepi
Di jalan ini, pikiranku melayang lagi
Dimanakah aku bisa menjelma dalam kecemburuan?

Aku cemburu

Cemburu pada karang dengan segenap ketegaran dan kekuatannya
Cemburu pada hembusan angin, yang mampu menelisik celah, menghembus kemana ia ingin
Cemburu pada langit yang bisa merengkuh jagad raya

Cemburu pada bukit dan gunung yang didaulat menjadi sakaguru-penjaga bumi
Cemburu pada laut yang membiru,menghijau, bebas, lapang yang mendamaikan

Cemburu pada padi dengan ketertundukannya

Cemburu, bantu aku menjadi manusia semestinya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: