Oleh: Ningrum | 7 Oktober 2008

Mimpi dan Curhat Ngalor Ngidul

Selamat idul fitri 1429H (1 Oktober 2008) yah, Maaf lahir batin dari saya. Semoga Ibadah Ramadhan nya diterima Allah, kelas Ramadhan bawa perubahan dan sepiritnya tetap ada. Amin
* * * * *
Lagi ingin curhat, curhat yang kesana kemari juga tentang mimpi, cita-cita yang aku sendiri belum tahu bisa terwujud atau tidak. Tidak ingin pesimis, tidak juga optimis yang overdosis, lalu apa namanya?.

Saat ini, aku sendiri tak tahu pasti, apakah keputusan, ya bisa disebut juga keinginan untuk tetap mendampingi-berjalan bersama mimpi-mimpiku (yang menurutku sederhana dan manusiawi, tapi entah menurut orang lain) itu adalah keputusan yang tepat atau tidak. Jika ada yang menanyakan mengapa aku tetap mencoba-sampai saat ini masih seperti kemarin-kemarin, barangkali aku belum bisa memberikan jawaban yang dapat meyakinkan mereka (mungkin karena perberbedaaan cara pandang dengan mereka) bahwa sesungguhnya ini adalah hal yang sangat realistis-logis-rasional dan betujuan.

Hmm…. keyakinan pada yang belum terjadi seringkali tergoyahkan oleh situasai yang tampak kurang berpihak pada apa yang belum terjadi. Itu membuat beberapa kali atau mungkin seringkali aku berkeinginan membuang mimpi-mimpi, cita-cita itu. Seiring itu, ada saja teks penyemangat dan pengingat yang kutemukan tanpa sengaja seperti melarangku untuk berhenti; menguatkan aku kembali. Teks itu sama persis dengan yang sedang dipikirkan dan risaukan, serupa jawaban persoalan. Apakah ini cara Allah berpesan kepadaku? Semoga.

Ternyata, ada yang diam-diam gemar datang pada diriku, yakni kerisauan pada ketakmampuanku membaca tanda-tanda lain atau yang bias jadi lawan-kebertolakbelakangan dari yang coba telah aku maknai. Jika ini terjadi berarti aku telah melewatkan sandi-sandi atau tanda jejak kehidupan (bias jadi keberuntungan-hadiah) yang diberikan Allah. Sehingga lewatlah satu kesempatan. Sungguh aku menghawatirkan ketekmampuanku yang sangat mungkin bias jadi juga tak tersadari disetiap detik-waktuku.

Andai saja, mimpi dan sederet cita-cita itu memberi tanda dan berpesan kepadaku bahwa akan nyata atau tidak. Aku akan berhenti saat ini juga atau terus berlari secepat-cepatnya. Namun, itu tidak terjadi, mimpi dan cita-cita itu tak berpesan secara jelas dan terang kepadaku tentang keduannya. Maka saat inilah sebenar-benarnya hidup, penuh tanya, banyak harap, mendebarkan, karena detik terus berdetak, berputar dan berjalan. Akan ada kejutan-kejutan; kebahagiaan atau kesedihan, ketenangan atau kerisauan. Inikah sempurnanya hidup? sempurna warnanya.

Lainnya, aku tergolong susah untuk mau berkomitmen dalam hal “dimiliki atau memiliki“ pada proses yang tidak menjamin hasil yang banyak dipilih banyak orang (meskipun aku juga pernah punya keinginan itu sebagai manusia biasa). Walau demikian, bila sudah sampai pada waktu yang ditetapkanNya, aku yakin akan menjadi istri dari seorang laki-laki dan ibu dari anak-anaku. Menyiapkan sarapan dan segala keperluan sebelum ayah bekerja dan anak-anakku ke sekolah. Menanyakan adakah yang berarti atau mengesankan pada hari itu, lalu méngajak mereka berbagi cerita. Menanyakan adakah pekerjaan rumah (PR) dari ibu/bapak guru?. Mengajak mereka menyelesaikan tugas dan belajar mengenal lalu membaca tautan huruf hijaiyah, juga artinya. Bersama suamiku, aku ingin menjadi perpustakaan pertama untuk anak-anakku. Aku juga ingin bermain bersama mereka pada hal yang menarik bagi mereka sembari menikmati makanan favorit produk dapur sendiri.

Yah…yah… aku hanya tahu keiinginan-cita-cita tanpa tahu sepenuhnya apa-apa yang terbaik untukku di waktu esokku yang sering menjadi tanyaku.

Akhirnya, ku tetap berharap Allah mengajarkan dan menjadikan aku manusia yang tahu bagaimana mesti berterimakasih atas segala nikmat dan karuniaNya. Semoga saja Ia memberikan kepadaku hal-hal yang memang baik untukku pada waktu dan tempat yang tepat. Blog perempuannya ningrum.

Iklan

Responses

  1. =))

    keren…

    bener-bener keren, saya sampe senyum-seyum sendiri bacanya … 😀

  2. 4.Sam Ardhan
    Saya malah gak tahu ke-keren-an nya ada dimana? sampe bertanya-tanya sendiri, hee…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: