Oleh: Ningrum | 13 September 2009

Tak Ber-Batas

Dia adalah cahaya, tapi angin biasa ku menyebutnya
Datang, ya seringkali begini

Entah mengapa, masih tak kupahami
Sudah ku usir dan kumaki diriku atasnya
Tapi justru semakin menghantui

Aku tak meminta tempat di hatinya
Juga sudah ku kabarkan padanya bagaimana adanya aku
Dia diam tak bersuara

Identitasnya adalah cahaya
Dia juga angin

B U.Adi Sudjipto 05.55 pm
Sabtu, 01082009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: