Oleh: Ningrum | 9 Februari 2010

Miss Muk Masih Bisa Baca!! Horee!!

NBA Where Amazing happens. Only on Jak TV. Teks yang tetulis di sebuah pariwara berwarna di surat kabar yang menjadi pintu keterkejutan, sekaligus kegembiraan yang amat sangat bagi lawan bicara Miss Muk di Jumat 15 Januari 2010. Kembali melanjutkan soal Miss Muk, penderita gangguan jiwa kategori sedang yang pernah dibahas di sini;klik

Seperti biasa, segelas teh tubruk manis kental sebagai pengawal. Dilanjutkan dengan ritual mandi yang sudah lewat dari pagi, lalu memotong kuku kaki dan tangan. Kembali, sebuah sentuhan sangat membantu mengalirkan suasana. Itu seperti membuat beliau merasa nyaman. Duduk di kursi dekat pintu, Miss Muk tersenyum-senyum tertiup angin yang masuk ke dalam rumah. Sepatah dua patah kata terucap, dari bibirnya muncul pertanyaan “Waziroh di mana sekarang?, setelah dijawab muncul kembali pertanyaan ibumu mana?”. Keduannya saling membalas senyuman lalu bicara dengan sedikit kata, hanya yang ditanya.

Terlihat sobekan Koran di tempat duduk. Awalnya lawan bicara Miss Muk hanya mencoba ingin mengetahui apakah Miss Muk masih ingat dengan angka atau tidak. Di Sobekan pariwara Los Angeles LAKERS VS Sacramento KINGS yang full colour itu terdapat angka yang paling besar. Tertulis at 10.00 am di iklan itu. “Ini (dengan menunjuk ke) 10.00 berapa?” kata teman bicaranya. Lalu, Miss Muk  menjawab “Sepuluh ewu; sepuluh ribu”.  “Kalau ini?” kata temannya lagi,  sambil menunjuk di angka 2009.  Beliau memberikakan jawaban “Rongewu;duaribu”. Kedua jawaban tidak benar, hanya nyaris saja.

Membalik sobekan halaman koran itu, ditunjuk Judul dengan huruf paling besar diantara lainnya. “Ini coba apa dibaca Miss, me-eme;me, er-tu-a a; mer-tu-a;mertua”.  Begitu lawan bicara mengawali ajakan membaca kepada Miss Muk. Tanpa dinyana Miss Muk bukan sekedar ingat huruf, tetapi ia bisa membaca. Terucap dengan jelas dari nya “Mertua Noordin M Top”.

Lawan bicara Miss Muk senang bukan kepalang, “Wah pinter Miss Muk!! tos dulu, tos dulu”. Untuk tos, Miss Muk tak tahu mesti melakukan gerakan tangan seperti apa, sedikit mengikuti peragawati melambaikan tangan dengan jari rapat tanpa gerakan sedikitpun. Miss Muk juga bingung ketika diajak tos jempol, sebagai tanda sib!! Top!!. Rupanya ia tak tahu bagaimana membalas ajakan tos🙂

Tak berapa lama kemudian, sebundel Koran Kompas diberikan kepada Miss Muk. Miss Muk hanya melihat halaman paling depan, lalu dibalik-dilihat halaman paling belakang. Lawan bicaranya meminta Miss Muk membaaca huruf-huruf yang besar. Miss Muk pun dapat membacanya “Foto Pekan Ini, Jejak Tua Pulau Bangka”.

Lawan bicara Miss Muk mendapatkan teks yang tak tertulis “Kejutan Jumat Ini, Mendapatkan Jejak Ingatan Miss Muk”. Satu sisa catatan sekaligus juga pertanyaan, gangguan jiwanya tidak sampai menghancurkan kemampuan membacanya?

Catatan Sebuah Kegembiraan di Januari 2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: