Oleh: Ningrum | 27 Februari 2011

Beda Menulis Berita;Reportase dengan Menulis Artikel

Talk Show Membumikan al-Quran, 23/2/2011 UIN Sahid Jakarta

Talk Show Membumikan al-Quran, Rabu, 23/2/2011 UIN Sahid Jakarta

Pernah disuatu waktu teman saya “menuduh”  bahwa reporter atau wartawan tak punya kemampuan menulis secara mendalam apalagi melakukan kegiatan menganalisa objek.

Hmmm… barangkali ia belum paham antara berita (spot news) dan artikel.  Keduannya jelas berbeda. Ketika yang spot news yang sering ia konsumsi untuk mengukur ketajaman atau kedalaman karya seorang reporter atau wartawan, ya kesalahan bukan pada wartawan, melainkan pada yang membaca. Sebab dalam sebuah berita, reporter yang menuangkan hasil reportasenya  ke dalam berita dilarang keras memasukkan opini pribadi, termasuk analisa pribadi ke dalam sebuah berita.

Aturan mainnya adalah memberitakan sesuai dengan fakta; kenyataan di lapangan. Apalagi jika berkaitan dengan pendapat atau pemikiran orang lain. Hal tersebut harus tersampaikan sesuai dengan kata-kata si pemilik kata.  Itulah berita, tak ada pendalaman (analisa) dari reporter.

Aula Prof.Harun Nasution UIN  Sahid Jakarta

Lokasi Talk Show, Auditorium Prof. Dr.Harun Nasution UIN Sahid Jakarta

“Kuasa” reporter (memberitakan) hanya ada pada: pertama, mencari atau mendapatkan nara sumber yang beragam dan kompeten dengan objek. Kedua,  memberikan pertanyaan-pertanyaannya yang memungkinkan untuk mendapatkan keterangan sejelas-jelasnya dari nara sumber. Ketiga, memberitakan yang terjadi di lokasi. Keempat, yang tampak biasa tapi mutlak  adalah 5 W dan 1 H : when, what, where, why, who dan How.

Sedangkan artikel yang biasanya berbentuk: artikel penelitian atau non penelitian. Penulis bisa sebebas-bebasnya menuangkan ide, opini  ataupun analisa mendalamnya terhadap sebuah objek. Artikel penelitian punya pakem sendiri dengan struktur penulisan dengan bab-babnya dan hal-hal yang menjadi prasayarat agar bisa disebut sebagai hasil peneltian. Sedangkan artikel non penelitian, penulis lebih bisa berekspresi sesuai dengan kemaunnya, apapun bisa menjadi tema, ide bisa muncul dari mana saja dan spontan. Akan dibuat “ringan” atau “berat”  tergantung keinginan penulis sepenuhnya.

Salam Menulis


Responses

  1. Nice post n good blog sob…
    Lanjut terus…
    Ditunggu posting selanjutnya ya…

    Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
    Dan kasi komennya ya sob di blog saya…
    🙂

    ———–
    @adam
    terimakasih motivasi n apresiasinya 🙂
    ok, sudah sy sudah berkunjung n tinggalin jejak 🙂

  2. sedang semangat menulis..
    salam kenal..

    @renung
    wah bagus itu, apalagi kalu bisa menjaga mood alias semangat. salut!! 🙂

  3. great!!!
    but better if you did it more details 😉

  4. thank for ur apreciate, izzaty, god comment :).
    hehe, may i ask u, please give me details suggest 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: