Oleh: Ningrum | 14 Maret 2011

Menulis Karena Cinta

Diri menjadi sangat tertarik dengan sebuah Novel Biografi Muhammad, Laki-laki Penggenggam Hujan,  ketika bertemu langsung dengan Kang Tasaro GK sang penulis pada Sabtu, 12 Maret 2011 di  aula utama Islamic Book Fair 2011.  Melaui penjelasan-penjelasannya  juga pada jawaban atas pertanyaan yang diri ajukan. Diri merasakan ada ruh disesetiap kata-kata Kang Tasaro kemarin, hingga menyebabkan mendadak besar rasa keingintahuan dan ingin memiliki:membaca karyanya yang sedang diperbicangkan.

“Kesulitan-keselitan apa saja yang dihadapi dalam proses menulis?. Kedua, kalau tidak salah menyimpulkan kata Kang Tasaro tadi ketika menulis seperti ada yang menggerakkan, diri  bilang ini adalah ilham. Barangkali bisa berbagi  cara bagaimana menghadirkan hal tersebut hingga sebuah karya tidak “kering”  tapi penuh ruh?

Menurutnya, kesulitan yang ia hadapi dalam karya ini adalah mengkoneksi data-data yang banyak tentang Rasulullah. Hal yang sebelumnya dilakukan adalah membaca berbagai literatur soal Muhammad Saw dari berbagai sudut pandang.  Ada kesulitan yang tinggi bagaimana menyambungkan data-data tersebut.  Namun kemudian setelah ia mulai menulis, seperti dibimbing kekuatan yang tidak ia ketahui.  Ada kemudahan ketika menuliskan, misalnya bicara persoalan A, segera ingat ada di buku X. Menuliskan tentang itu, segera ingat ada di  buku B, begitu seterusnya. Hingga akhirnya terselesaikan menjadi sebuah karya Novel Biografi Muhammad.


Lalu bagaimana memunculkan ilham dalam karya ini? “Wah saya tidak tahu, agak repot ini kan urusan Tuhan” katanya. Yang jelas ada kolaborasi niat dan keyakinan untuk melakukan sesuatu amalan sangat berpengaruh. Motivasinya adalah untuk berbuat, bertanya kepada diri sendiri, akan bawa apa ketika nanti saya mati?. Apakah nati saya yang termasuk akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad saya tidak tahu. Tapi jika nanti ada kesempatan dipertemukan dengan Rasulullah, minimal saya akan bisa mengatakan bahwa  pernah punya karya sebagai bukti kecintaan terhadap  beliau. Kang Tasaro perenah merasa selama beberapa waktu berada; didampinggi Rasul dan ketika suatu waktu rasa itu hilang ia merasa sangat  terpukul.

Ia menambahkan “menulis, ketika ada ketulusan kita akan dituntun oleh niat baik”. Menulis hal semacam ini tidak bisa  melalui teori atau belajar soal diksi ataupun penggunaan kata-kata yang indah. Teori tidak akan bisa masuk, karena ini bicara soal cinta dan cinta sulit untuk diteorikan. Karya ini ada karena ada kecintaannya terhadap Rosulullah. Kang Tasaro menyebutnya ini adalah usahanya mengikuti sunnah Rasul: menyebarluaskan ajaran Islam.  Lalu berkata sambil tersenyum, tapi kok hanya poligami yang sering dimunculkan sebagai sunnah rosul.

Kemudian, Selain karena kecintaannya, Kang Tasaro ingin  mengabarkan kepada dunia, Rasulullah tidak seperti yang digambarkan:hal-hal yang negatif. Rasulullah lahir di dunia untuk memunculkan semangat-semangat toleransi. Ia berharap Novel Biografi-nya bisa dibaca: dinikmati oleh semua umat beragama, bukan hanya Islam. Lainnya, ada usaha mempertemukan titik-titik, misalnya ada ramalan di kitab agama lain (yang ada sebelum Islam lahir) tetang akan ada seorang Rasul;Muhammad utusan Tuhan. Ia juga memberitahukan bahwa ada mahasiswa Katolik dari Solo datang ke Bandung,  sengaja mencarinya untuk mempertanyakan beberapa hal dalam karya ini.  Menurutnya, semua yang ditulis dalam buku ini adalah benar, termasuk dialog yang ada di dalamnya. “Dialog ini ada refrensinya, saya tidak mengada-ada” kata dia.

Kang Tasaro pun berbagi pengalamnnya. “Saya juga bisa sama sekali tidak bisa menulis ketika keadaan saya tidak baik. Misalnya ketika sedang memiliki emosi amarah. Menulis itu harus dalam kondisi yang baik, minimal berwudlu sebelum menulis” kata Kang Tasaro.

Iklan

Responses

  1. @cahy, terimakasih ya apresiasinya 🙂

  2. wuaaaaaaaa keren Tasaro ya, mau nulis wudhu dulu 😀
    TFS Ningrum, salam kenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: