Oleh: Ningrum | 28 Maret 2011

Seandainya Saya Jatuh Cinta

Saya tidak ingin berangkat dari definisi, apa itu cinta atau jatuh cinta,  saya merasa tak memiliki kapasitas yang cukup untuk membuatnya jelas dalam sebuah terminologi. Namun saya akan memunculkan pertanyaan ini: Bagaimana jika saya jatuh cinta?  Ini baru seandainya ya,  seandainya

Misalkan itu terjadi, maka hal yang  peling saya inginkan adalah rasa cinta tersebut  tetep bersanding dengan logika, dua-duanya akur. Artinya,  sebuah rasa tidak sampai mengecilkan, menjajah atau bahkan menghilangkan  wilayah logika. Atau sebaliknya, hati yang lebih merdeka lalu memasung logika.  Tujuannya, hati tetap bersih; punya peran “putih” nya, logika tetap lurus; mengingatkan dan memikirkan.  Jadi hati dan logika bersinergi merefleksi dalam laku.

Pertanyaannya, bisa tidak hal tersebut  dilakukan? Hingga diri menjadi pengendali hati dan logika yang baik. Karena kata banyak orang, cinta itu tidak bisa dilogikakan  karena wilayah cinta tidaklah berada di zona logika.  Juga sering kita mendengar, bahwa cinta itu buta (sedikit penjelasannya ada di paragraf berikutnya).  Banyak juga yang  (pura-pura) mencintai  tapi sebenarnya ia hanya memmerdekakanlogikanya. Yang dikatakan cinta oleh yang bersangkutan sesunggunnya adalah hal-hal  yang hanya ia sukai dengan sebab perhitungannya, yakni  semua  yang menjadi  prioritasnya, seperti umumnya; kaya, cakep atau cantik dan seterusnya. Macam-macam lah tergantung kepentingan dan kepribadian bersangkutan. Seandainya saya jatuh cinta, enggan memiliki cinta dengan gambaran seperti ini.

Ada juga yang tak perduli apapun, kecuali hal yang disebut dengan cinta tersebut olehnya. Pokoknya cinta. Walaupun lawan jenis yang menjadi objek cintanya telah pernah menghancurkan masa depannya, mencoreng nama baik keluarga,  mempermalukan orang-orang yang sayang padanya. Subyek tersebut tidak perduli dengan apa yang telah dilakukan oleh objek;juga subjek yang dicintainya tersebut, melainkan hanya memiliki satu alasan, fikirannya terkuras  hanya untuk  satu hal: pokoknya (atas nama) cinta!. Beeuuh repot, jadi gelap mata begini, seperti kehilangan logika. Mendadak lupa rupa-rupa  penderitaan dalam yang pernah ada. Saya juga enggan memiliki cinta yang seperti ini. Cinta hanya berani menjelaskan kepada semua hanya karena alas an cinta titik.

Ini kan saya sedang berandai-andai. Jika saya jatuh cinta, saya  tidak ingin hati  dan logika kehilangan fungsinnya.  Selama ini, hati menjadi andalan saya untuk berempati, mengasihi  dan  ke-”bening”-annya” menjadi hal yang selalu diinginkan. Tapi saya pun tak rela jika saya mencinta tanpa logika. Karena logika  telah menjadi teman andalan  yang  saya gunakan untuk melakukan, mempertimbangkan atau memutuskan sebuah hal. Jadi, jika saya jatuh cinta,  tetap ingin bisa berfikir “lurus” dalam keadaan mencinta. Ingin hati dan logika saling  bekerjasama memerdekakan keduannya, saya dan juga objek (sekaligus sebagai subjek) yang saya cinta.

Ya, seandainya saya jatuh cinta.


Responses

  1. Seandainya saya jatuh cinta, mungkin dunia akan berakhir, karena sebaiknya saya tidak jatuh cinta😀.

  2. Kalau mau promo, bayar dong sama yang punya blog – pakai iklan yang bener, ini nyepam namanya, promo sampeyan masuk inbox saya😛.

    • @cahya
      hahah ngeri banget estimasimu cah, dunia berakhir! wew! kalo itu akibatnya barangkali akan banyak orang yang menolak untuk catuh cinta, tidak terkecuali saya🙂
      Udh cah gak apa-apa, dia nyepam beberapa hari diblog ini. hari ini dah ku delete kok🙂 tengkyu yah🙂

  3. Masya alloooh mendalam banget kata2nya…..

    • Terimakasih zi, semoga ada manfaat untuk yang membaca🙂

  4. @suluh, terimakasih. Apa kabar?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: