Oleh: Ningrum | 14 April 2011

Sabar, Pasti Indah Hasilnya

Senang sekali mendapatkan pesan ini, “Sabar, pasti indah hasilnya”. Untuk banyak hal sabar memang sangat menguntungkan, walaupun cara atau jalannya harus dilalui dengan waktu yang relatif lebih lama daripada sebuah tindakan ketidaksabaran;cepat bertindak atau terburu-buru. Padahal juga sudah tahu  bahwa tergesa-gesa seringkali menghasilkan hal yang tidak indah hanya disebabkan kurang sabar tinggal atau barang sedikit saja.  Ya, banyak diantara kita (tentu termasuk saya) yang kadangkala akhirnya tidak sabaran ketika setelah beberapa lama mencoba untuk bersabar, tentu ini sabar menurut ukuran subjektif saya.

Misalnya saja dalam hal: membaca secara berkelanjutan untuk  menyelesaikan sebuah judul buku yang tebalnya hanya berkisar 300-650 halaman  dan berhenti di 50-69%nya, lalu mengganti judul;bacaan lain.  Tidak sabar menunggu lagi ketika telah sekian lama menanti, padahal bisa jadi yang saya harapkan akan datang sedetik lagi. Terburu-buru menghentikan do’a yang harus terus menerus dipanjatkan, padahal bisa jadi hanya dengan satu doa lagi, permohonan saya akan dikabulkan-Nya.

Kalau demikian adanya,  ada baiknya berusaha ntuk menjadi orang yang tetap telaten;tekun atau istiqomah dalam bertindak atau menindaklanjuti sebuah perkara. Ya agar indah hasailnya. Bisa gak ya? Kalau begitu coba tidak perduli dengan kemungkinan tidak bisa, jadi sabar untuk sebuah kemungkinan bisa saja. Lagi-lagi kali ini berfikir positif lagi terhadap semua yang sudah ada, sedang terjadi dan yang akan muncul dikemudian hari.

Salam

Iklan

Responses

  1. Coba saja kalau itu komik Conan atau sejenisnya, pasti walau 1000 halaman habis segera :D.

    • betul itu cah, entah kenapa motivasinya lebih kuat dan jauh lebih cepat menyelesaikan ceritanya, hii..

      • He he…, nah, kalau tiba-tiba ketahuan penjahat utamanya adalah tokoh protagonisnya sendiri bagaimana coba :D.

      • wah, alamat terkejut dan kecewa atau mungkin juga semakin penasaran, jadi cari tahu apa maksud cerita yg menghadirkan tokoh seperti itu? siapa tahu ia menjadi penjahat hanya penyamaran untuk sebuah misi besar/ sekedar ingin berpetualang menjadi seorang antagonis


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: