Oleh: Ningrum | 17 April 2011

Hari Peyek, Cara Membuat Peyek

Hari Minggu memang hari yang menyenangkan, ada saja  kegiatan yang dilakukan. Mulai dari kerja bakti  rumah (huaa jadii kangen ibuk). Tidur sepuasnya (kalo kecape’an atau gak pergi kemana-mana; gak ada yang dikerjakan). Bisa juga masak yang agak ribet atau membuat makanan; kue, bikin gorengan atau bikin peyek seperti hari ini saya lakukan. Eh, sebenarnya saya hanya membantu kakak kok, hee. Tugas saya tadi meyiapkan peralatan, memotong-motong kacang tanah menjadi dua bagian, mengiris (merajang) lembut daun jeruk dan menggoreng sejenak. Hehee hanya sejenak karena, saya juga sembari  belajar bikin atau menjahit blouse, tepatnya melanjutkan belajar bikin baju yang dilakukan  kalo lagi mood. Benar-benar, Sunday is lady day’s, absolutelly  *ngarang*🙂

Balik kesini, mau tahu bagaimana cara bikin peyek krispy alias renyah?.  
Pertama siapkan bahan-bahan yang diperlukan. Yang saya tulis di bawah Ini dalam ukuran banyak. Jika mau mencoba dalam ukuran yang lebih sedikit, ya dikurangi saja sesuai dengan perbandingan ukuran. Berikut ini bahan-bahannya :
1.  3/4 Kg Kedele atau kacang tanah,  boleh ditambah sesuai keinginan
2. 1 Kg Tepung beras
3. 1/2 Kg Tepung tapioka
4. 1 Ons kemiri
5.  1 Plastik 1/2 Kg daun jeruk nipis atau disesuaian dengan selera
6. 4 Sendok makan ketumbar
7. 3 Siung utuh bawang putih
8.  1 Sendok makan garam (sesuai selera)

Cara membuat:
1. Haluskan Ketumbar, garam, kemiri dan bawang putih
2. Iris lembut daun jeruk
3. Jika menggunakan kacang kedelai, rendam dahulu selama 3 jam lalu ditiriskan. Jika menggunakan kacang tanah, potong-potong kacang tanah menjadi  dua bagian (agar cepat matang dan tak terlalu besar). Jika menggunakan ebi (udang kering kecil) ya  tak perlu diiris iris🙂
4. Setelah semuanya siap, campurkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan dan masukan dauh jeruk nipis yang sudah diiris ke dalam tepung (beras dan tapioka).
5. Beri air secukupnya dan sduk adonan ke-4 hingga merata
6.  Masukkan kedelai atau kacang tanah atau ebi sesuai keinginan ke dalam adonan
7. Hamparkan adonan kedalam wajan, goreng deh hingga berwarna kecoklatan, selesai🙂

Btw, kalo ada yang bisa bikin peyek tapi tanpa minyak (tanpa digoreng) beri tahu  saya ya, terimakasih🙂


Responses

  1. Saya biasanya membatasi makan peyek, entah mengapa merasa ndak cocok biasanya, sama seperti krupuk🙂.

    • hehehe karena kandungan gizinya ya? karena digoreng dalam suhu terrtentu jadi hilang vitamin dalam kedelenya ya? *iya gak si?*🙂

      • Something like that is possible🙂. Tapi maksud saya ndak cocok karena selalu bikin sensasi endak enak di kerongkongan.

      • Oh I just trying to guess🙂
        Barangkali karena digoreng hingga kering, jadi begitu. Sudah berminyak tajam juga🙂

  2. sampai monyet bertelur g kan ada peyek tanpa digoreng alias dibakar…..
    huahaha…….^;^

  3. di Openn Om lebihh mantep peye nya kering….dan gk berminyak…

  4. Ampun deh, saya dipanggil om, ndak relaaaa😦


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: