Oleh: Ningrum | 12 Mei 2011

Yang Bervitamin, yang Dimasak Sendiri

Tumis Campur

Tumis Campur

Seringkali saya cuek dengan ketidakahlian saya memasak atau mengolah makanan. Tapi tetap saja saya lebih menyukai  menyantap masakan sendiri walau  bagaimanapun rasa dan bentuk olahannya. Memasak sendiri itu rasanya beda, maksudnya bukan rasa masakannya. Tapi rasa apa ya, kepuasannya barangkali. Ketika saya memasak atau menggoreng  sendiri, minimal saya tahu kualitas minyaknya, begitupun dengan jumlah mililiter minyak (walaupun tidak dalam jumlah yang tertakar jelas)  saya bisa membatasi  jumlah minyak untuk m enyangrai  bumbu-bumbunya. Secukupnya saja dan  tidak semengkilap yang terasa nikmat seperti yang di warung; rumah makan (RM).  Ya benar memang,  tidak sampai klimis seperti masakan RM itu. Rasanya juga tentu biasa saja, tapi karena  terbiasa  makan yang biasa, jadi ya biasa juga🙂

Selain itu,saya juga akan memperlakukan sayur atau mencuci sayur itu dengan baik  dan tentu saja air bersih (kalau beli kita kan gak tahu ya bagaimana nyucinya). Dan yang terpenting adalah tidak menggunakan penyedap rasa atau  dikenal dengan sebutan  vetshin.  Waaaha….. dijamin, kalau  biasa makan dengan tambahan penyedap masakan jenis itu maka, siapa saja yang memakan masakan saya jadi akan sangat terasa hambar karena,memasak sayur  tumis (misalnya) hanya mengandalkan garam, bawang merah, bawangputih dan cabai. Kalau ada lengkuas bolehlah. Sedangkan untuk sayur lodeh, saya  juga tetap mengandalkan bumbu2 dasar itu ditambah ketumbar,  kemiri, kunyit (kalau selera),  daun salam dan santan encer .  Begitupun ketika masak asam pedas, sama saja bumbunya, hanya tomat dan cabai yang diperbanyak, jeruk lemon kalau ada.

Selain masak sayur, saya juga senang bikin sendiri makanan tambahan seperti bubur kacang hijau tanpa santan, kalau pas pulang ke rumah ibuk, saya  harus berkompromi dengan ibuk dulu. Soalnya ibu lebih suka bubur kacang hijau dengan banyak santan, saya  sebaliknya senangnya  tanpa santan, alias minuman kacang hijau  dengan gula merah dan jahe secukupnya.  Jadi,  jalan tengah atau kesepakatannya adalah bubur kacang hijau santan encer  :).

Selain minuman kacang hijau ada lagi nih minuman kacang merah, untuk kacang merahnya lebih enak beli yang masih segar daripada yang sudah dikeringkan.  Praktis kok bikinnya. Tinggal direbus dengan air, jika  sudah lunak lalu ditambah gula merah yang sudah dicairkan dan sudah disaring.  Jangan direbus bersamaan ya, akibatnya bisa fatal,

Kacang Merah

kacang hijau atau kacang merahnya akan sangat lama sekali lunaknya, bisa-bisa gak bakalan lunak. Hehehe saya dulu pernah soalnya, jalan keluarnya  adalah pisahkan air rebusan yang sudah bergula tadi dengan kacang hijau. Lalu, rebus kacang hijau  kembali dengan air baru tanpa gula.:)

*   *  *

Kandungan  dan Manfaat Kacang Hijau serta Kacang Merah :

Menurut Ir I.G.A. Ari Agung M., dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Gizi

Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, kandungan gizi yang terdapat dalam 110 gram kacang hijau antara lain, 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, dan sisanya berupa vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral fosfor, zat besi, dan mangan.

Ternyata, selain mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya, kacang hijau juga bisa membantu menyembuhkan penyakit. Berbagai penyakit maupun gangguan yang bisa diatasi dengan mengasup kacang hijau antara lain beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengurangi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dan lain-lain. Lebih lanjut di sini

Sedangkan kacang merahnya mengandung banyak ; merah sarat akan antioksidan dan juga protein, folat, mineral dan serat. Kacang merah juga mengandung pati tahan cerna (resistant starch), salah satu komponen pangan yang kini menjadi sorotan.

Pati tahan cerna telah terbukti manfaatnya untuk kesehatan, seperti meningkatkan kemampuan tubuh dalam membakar lemak, membuat perut kenyang lebih lama, mengontrol gula darah, bahkan mengurangi risiko kanker.

Penelitian juga menunjukkan vitamin B1 yang ada dalam kacang merah bisa meningkatkan kemampuan otak dan mencegah penyakit Alzheimer. Keterangan ini sebagian saya ambil dari sini


Responses

  1. Jadi ingat mencabuti bayam sendiri, pinginnya masak yang bervitamin, ujung-ujungnya malah direbus bareng mie instan juga😆.

    • Punya kebun sayuran sendiri cah? wah seru tuh. Btw, tapi lumayan lah ada bayamnya, daripada gak ada sayurannya sama sekali🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: