Oleh: Ningrum | 16 Mei 2011

Warna Warni

Bagaimana jika semua yang ada di dalam semesta raya hanya ada satu warna?. Darimana kita akan belajar mengenai keanekaragaman jika bukan dari segala yang dihamparkan Sang Maha Pencipta?. Seperti orange kemerah-merahan kala mentari terbit dengan sempurnya, indah! Ia begitu percaya diri muncul dalam kesenyapan juga kedinginan yang akan segera digantikan oleh kehangatannya. Bahkan oranyenya yang kemerah-merahan bisa mengingatkan kita akan bara yang begitu panas. Birunya laut dan langit. Putihnya ombak dan awan. Hijaunya pepohonan. Beningnya embun di pagi hari juga air yang gemercik. Pelangi  dan spektrum cahaya dengan kebedaan yang  menyatu ;merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu. Bintang dengan kerlipan menyerupai berlian yang dijatuhi cahaya. Semua berbeda dan ada untuk keindahan yang sempurna.

Jika ada yang bertanya kepada saya apa warna  kesukaan saya? adalah itu warna yang kerap saya lihat mendominasi alam, seperti putih, biru dan hijau. Lalu apakah ini berarti saya tidak menyukai warna lain? Oh ya tidak juga.

Saya menyukai biru, putih, hijau,  terkadang kuning, saat tertentu sangat menyukai merah, kadang-kadang pink (dulu warna yang sangat saya hindari), hitam;untuk peralatan tertentu,  orange, abu-abu, coklat dan warna-warna turunannya. Hingga saya pun juga menyukai ungu. Hmm… jadi ingat almarhum nenek saya sangat tidak menyukai mukena ungu saya, beliau pernah menyarankan kepada saya untuk tidak menggunakan mukena (telkung) warna ungu itu. Ah simbah, maaf mbah sekarang mukenanya masih Ningrum pakai terus, nyuwun sewu nggeh mbah, mugi-mugi Allah paringaken pesarean terang lan jembar ngge simbah  amin.

Terkadang saya menyukai yang  warnanya tidak terlalu ramai. Bahkan hanya satu warna saja untuk sesuatu yang saya kenakan.  Namun di suatu waktu saya juga menyukai warna warni daripada yang satu warna. Apa ya? barangkali karna kesan yang ditampilkan oleh kebersamaan warna itu. Keberadaan mereka yang memiliki warna dan ketegasan satu persatunya ternyata memberi citra dan “pesan” yang berbeda tanpa menghilangkan kewarnaannya masing-masing. Gabungan mereka itu memberi kesan ceria dan tentu saja lebih berwarna. Ya sepeti perlengkapan tulis milk saya. Jadi senang melihatnya, berbeda-beda warna tapi mencipta satu keindahan, seperti pelangi🙂

Ungkapan tentang warna.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: