Oleh: Ningrum | 7 Juni 2015

Sandaran Iman

Kata atau kalimat “sandaran hati” sudah terlalu mainstream, sudah biasa. Tetapi kalau “sandara iman” terdengar luar biasa, seperti ada sebuah kekuatan yang melebihi sandran hati.

Sandaran iman terstimulus oleh perasaan diri yang sedang merasa hampa. Semangat dalam beribadah sedang tak menunjukkan grafik yang semakin tinggi, justru sebaliknya, merasa iman sedang terjun walau tanpa menggunakan parasut sebagai alat bantu.

Lain kali dilanjutkan🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: