Oleh: Ningrum | 23 Januari 2016

Komik Cinta Rosul

20160120_212209

Komik Pengen Jadi Baik

Menyampaikan nilai-nilai kebaikan tidak harus dengan cara-cara yang formal  dan  di tempat tertentu. Mentransfer nilai-nilai kebenaran kepada orang lain dapat dibungkus  dengan kemasan yang  tak terlalu serius (tapi bukan berarti ngelawak ya). Begitupun dengan upaya  mengenalkan ajaran-ajaran Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam. Bahasa singkat dari aktivitas ini adalah Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 7 Desember 2015

Hujan dan Kedamaian Tak Berbatas

Berada dikeheningan

tak ubahnya seperti berada di tengah lautan.

Melihat ke dalam diri, begitu kecil, dalam hamparan tak Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 3 Agustus 2015

Antara Wisuda dan Hidup

Situasi bisa mempengaruhi kondisi jiwa, senang, bahagia atau sebaliknya. Namun pada banyak kesempatan, khidmatan lahir dalam kesederhanaan dan dalam pemaknaan. Sebaliknya, kegemerlapan, keberlebihan dan perayaan yang raya seringkali Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 7 Juni 2015

Sandaran Iman

Kata atau kalimat “sandaran hati” sudah terlalu mainstream, sudah biasa. Tetapi kalau “sandara iman” terdengar luar biasa, seperti ada sebuah kekuatan yang melebihi sandran hati.

Sandaran iman terstimulus oleh perasaan diri yang sedang merasa hampa. Semangat dalam beribadah sedang tak menunjukkan grafik yang semakin tinggi, justru sebaliknya, merasa iman sedang terjun walau tanpa menggunakan parasut sebagai alat bantu.

Lain kali dilanjutkan🙂

Oleh: Ningrum | 27 Desember 2014

Embun Ajaib

Pagi, Jumat, 26 Desember 2014

Oleh: Ningrum | 22 Desember 2013

Cantik dan Tidak Cantik

Seingat saya, ini kali kedua postingan yang membahas soal cantik. Seperti dikalimat pada postingan lalu, cantik adalah hasil produksi bahasa, sebuah definisi yang diciptakan oleh manusia yang katanya berbudaya, punya nilai-nilai etika, estetika juga selera tentunya.

Tanpa harus belajar banyak hal ataupun mendatangkan refrensi yang berderet, bahkan tanpa ada kesepakatan bersama, definisi cantik sangat mudah Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 8 Desember 2013

Tiada Biru

Biru yang biasanya membentang luas, malam ini seolah tiada karena kegulitaan, hingga horizon yang memanjang pun ikut lenyap ditelan gelap.
Apa yang harus dilakukan ketika pandangan tak mampu menjadi lantaran sebuah keluasan yang membentang, keindahan yang kerap tersandingkan, kedamaian dari kelapangan dan Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 29 November 2013

Seketika

Saya sangat tidak menyukai amarah yang tidak semestinya ada atau untuk hal-hal yang seharusnya saya tidak sampai pada puncak emosi. Karena yang ada setelahnya hanyalah lelah, meyesal dan tentu saja itu sangat tidak berguna.

Dalam kesadaran penuh saya, saya tidak menyukai emosi yang tidak baik. Oleh sebab itu, sebisa mungkin saya menghindarinya. Namun pagi menjelang siang tadi emosi yang tidak positif saya meluap juga. Sungguh saya tidak menyukai realitas diri saya yang ini. Karena hampir bisa dipastikan, orang lain yang Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori