Oleh: Ningrum | 3 Agustus 2015

Antara Wisuda dan Hidup

Situasi bisa mempengaruhi kondisi jiwa, senang, bahagia atau sebaliknya. Namun pada banyak kesempatan, khidmatan lahir dalam kesederhanaan dan dalam pemaknaan. Sebaliknya, kegemerlapan, keberlebihan dan perayaan yang raya seringkali Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 7 Juni 2015

Sandaran Iman

Kata atau kalimat “sandaran hati” sudah terlalu mainstream, sudah biasa. Tetapi kalau “sandara iman” terdengar luar biasa, seperti ada sebuah kekuatan yang melebihi sandran hati.

Sandaran iman terstimulus oleh perasaan diri yang sedang merasa hampa. Semangat dalam beribadah sedang tak menunjukkan grafik yang semakin tinggi, justru sebaliknya, merasa iman sedang terjun walau tanpa menggunakan parasut sebagai alat bantu.

Lain kali dilanjutkan :)

Oleh: Ningrum | 27 Desember 2014

Embun Ajaib

Pagi, Jumat, 26 Desember 2014

Oleh: Ningrum | 22 Desember 2013

Cantik dan Tidak Cantik

Seingat saya, ini kali kedua postingan yang membahas soal cantik. Seperti dikalimat pada postingan lalu, cantik adalah hasil produksi bahasa, sebuah definisi yang diciptakan oleh manusia yang katanya berbudaya, punya nilai-nilai etika, estetika juga selera tentunya.

Tanpa harus belajar banyak hal ataupun mendatangkan refrensi yang berderet, bahkan tanpa ada kesepakatan bersama, definisi cantik sangat mudah Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 8 Desember 2013

Tiada Biru

Biru yang biasanya membentang luas, malam ini seolah tiada karena kegulitaan, hingga horizon yang memanjang pun ikut lenyap ditelan gelap.
Apa yang harus dilakukan ketika pandangan tak mampu menjadi lantaran sebuah keluasan yang membentang, keindahan yang kerap tersandingkan, kedamaian dari kelapangan dan Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 29 November 2013

Seketika

Saya sangat tidak menyukai amarah yang tidak semestinya ada atau untuk hal-hal yang seharusnya saya tidak sampai pada puncak emosi. Karena yang ada setelahnya hanyalah lelah, meyesal dan tentu saja itu sangat tidak berguna.

Dalam kesadaran penuh saya, saya tidak menyukai emosi yang tidak baik. Oleh sebab itu, sebisa mungkin saya menghindarinya. Namun pagi menjelang siang tadi emosi yang tidak positif saya meluap juga. Sungguh saya tidak menyukai realitas diri saya yang ini. Karena hampir bisa dipastikan, orang lain yang Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 9 November 2013

Dibalik Songong ada Sayang

Saya kira cerita ini akan sangat membosankan, karena banyak kutipan pembicaraan, hee…

Siang tadi saya berniat merevisi tugas akhir kuliah, eh tapi malah menulis cerita untuk mengisi blog. Disela-sela aktivitas tersebut telefon berdering, kebetulan ndak muncul siapa yang telfon dan biasanya saya malas mengangkat atau menjawab penelfon yang ndak saya kenal. Eh, siang ini dalam hati bilang “Jawab saja ah”. Pertanyaan pertama saya standart, menanyakan identitas, siapa ya? namanya ndak muncul. Eh si penelfon malah jawab, ini Ningrum kan?, Ningrum kawannya Samsul? Baca Lanjutannya…

Oleh: Ningrum | 9 November 2013

Tetap Berjuang dan Bersyukur

Dalam situasi yang normal, melihat dengan kaca mata bening adalah sebuah pilihan yang baik. Melihat dari berbagai ssisi dengan “bingkai” positif atau keindahan juga sepertinya hal yang menarik. Cara tersebut baik digunakan dalam keadaan yang memang berlaku pada situasi dan kondisi yang memang spesial ataupun kondisi/situasi kita pada saat melakukan sesuatu yang tergolong rutinitas (biasa).

Situasi kerap kali memunculkan ungkapan-ungkapan; quotes yang spontan berfungsi Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.